IKLAN

Jumat, 30 September 2016

Hati - Hati Penyakit-penyakit Ini Timbul Akibat Kemajuan Teknologi


Teknologi memang menawarkan banyak kemudahan bagi manusia. Efektivitas waktu adalah salah satu manfaat kemajuan teknologi. Namun, kemajuan teknologi juga bak pisau bermata dua. Di sisi lain, banyak penyakit yang timbul akibat kemajuan teknologi. Apa saja?

1. Depresi

Sebuah kelompok dokter di Amerika Serikat memperingatkan bahwa para remaja dapat menjadi begitu terobsesi dengan sosial media, baik facebook, twitter, dan yang lainnya. Mereka menyatakan anak-anak yang diabaikan di sosial media akan lebih tertekan dibanding dalam kehidupan nyata. American Academy of Pediatri bahkan memperingatkan risiko kesehatan mental anak yang menjadi korban cyber bullying dan menegaskan bahwa penggunaan beberapa website tertentu dalam jangka panjang dapat memengaruhi pola tidur dan tingkat harga diri. 

2. Cedera Regangan

Dulu, buruh pabrik, penjahit, dan musisilah yang paling berisiko mengalami cedera regangan berulang. Namun dewasa ini, pekerja kantor dan orang-orang biasa pun dapat menderita masalah yang sama karena menghabiskan waktu terlalu banyak untuk menggunakan keyboard dan ponsel pintar. Bekerja dengan jari, pergelangan tangan, lengan, dan bahu secara berulang-ulang dapat menyebabkan kerusakan yang tak mampu diperbaiki oleh tubuh dari waktu ke waktu. Istirahat adalah langkah pencegahan yang tepat. Hentikan sejenak bekerja dengan keyboard maupun memainkan smartphone.

3. Hipersensitivitas Gelombang Elektromagnetik

Saat ini, orang-orang dikelilingi oleh komunikasi nirkabel. Dari wi-fi, sinyal telepon seluler, hingga radio melingkupi kita tanpa kita sadari. Bagi sebagian orang, paparan medan elektromagnetik ternyata dapat menimbulkan efek buruk terhadap tubuh. Gejala yang timbul biasanya sakit kepala akut, kulit terbakar, hingga otot berkedut dan nyeri parah. Banyak orang memilih pindah ke tempat yang jauh dan sepi, di mana komunikasi nirkabel dapat dikontrol untuk menghindari masalah.

4. Kecanduan Internet

Psikiater asal Amerika Serikat, Jerald Block, menyatakan jumlah orang yang menderita gangguan klinis akibat kecanduan internet makin meningkat. Kecanduan tersebut bisa karena kecanduan game online, maupun situs pornografi. Banyak psikiater yang merawat pasien menyatakan dunia online telah mengambil alih kehidupan pasien mereka. Pasien mereka kemudian lebih nyaman berada di dunia online dibanding di dunia nyata.

5. Berkurangnya Kualitas Pendengaran

Perangkat-perangkat musik yang semakin canggih ternyata dapat berakibat buruk bagi kesehatan. Perangkat musik tersebut membuat makin banyak orang yang menggunakan headphone di manapun mereka berada. Yang membuatnya semakin buruk adalah mereka mendengarkan musik dengan volume yang terlalu keras. Dalam jangka waktu yang lama, volume yang terlalu keras dapat merusak pendengaran. Tak heran, saat ini semakin banyak laporan remaja yang mengeluh kualitas pendengaran mereka menurun. 

6. Sakit Kepala

Meski masih diperdebatkan, banyak ahli yang percaya radiasi yang dipancarkan oleh ponsel membuat banyak orang sakit kepala. Riset yang dilakukan pada tahun 2008 bahkan menemukan melakukan pangggilan telepon sesaat sebelum tidur dapat memengaruhi kualitas tidur yang dapat menyebabkan sakit kepala keesokan harinya.

7. Cedera Pergelangan Tangan

Perangkat permainan yang semakin canggih turut menyumbang penyakit. Banyak orang yang mengeluh pergelangan tangan mereka nyeri skarena bermain game dengan stick yang berkepanjangan. Hal ini dikarenakan mereka lupa waktu saat bermain sehingga kejang otot pun terjadi.

Benarkah 100 Tahun Lagi, Umat Manusia akan Digantikan Robot?


Pernahkan Anda menonton film bertemakan sci-fi, robot, bahkan superhero seperti 2001:A Space Odyssey, Terminator, atau bahkan The Avengers: Age of Ultron?

Jika pernah, pastinya Anda tahu bahwa tema dari semua film tersebut sarat dengan konten artificial intelligence (AI) yang menampilkan robot sebagai makhluk yang ingin mencoba menghancurkan eksistensi umat manusia di bumi.

Meskipun hal tersebut terdengar begitu fiktif dan tidak mungkin terjadi di dunia nyata, rupanya ilmuwan dan ahli fisika Stephen Hawking memprediksikan bahwa dalam waktu 100 tahun kedepan kaum robot akan mendominasi bumi dan dapat menggeser peran manusia. Demikian dilansir Ubergizmo, 

Stephen Hawking
Pada ajang konferensi Zeitgeist 2015, ia mengatakan bahwa teknologi AI akan mendominasi manusia dan mau tidak mau umat manusia harus mengatur strategi agar hal itu tidak terjadi.

"Komputer akan menjajah manusia dengan teknologi AI dalam waktu 100 tahun lagi. Ketika hal itu terjadi, kita harus memastikan bahwa peran komputer memiliki tujuan yang sama dengan peran kita di bumi." kata ilmuwan berumur 73 tahun tersebut.

Tentunya, ini bukan pertama kalinya Hawking berpendapat bahwa robot, serta teknologi AI akan `menjajah` umat manusia. Pada tahun lalu, ia berpendapat bahwa AI bisa saja mengakhiri eksistensi umat manusia. Bahkan, arsitek robot yang juga CEO dari Tesla, Elon Musk, berpendapat demikian dan ia mengatakan bahwa prediksi Hawking bisa saja benar melihat pesatnya teknologi yang berkembang seperti roket pada saat ini.

Musk sendiri rupanya telah mendonasikan US$10 Juta atau sekitar Rp 130 miliar untuk pengembangan lebih lanjut terkait teknologi AI. Co-founder Microsoft, Bill Gates, rupanya juga sependapat dengan prediksi Hawking, ia menjelaskan bahwa AI akan terus berkembang seiring dengan teknologi yang ada, ia pun percaya ketika AI menjadi semakin kuat, disitulah umat manusia segera harus `berpikir` agar tidak dikendalikan oleh teknologi.

Terlepas dari itu semua, keberadaan AI pada saat ini tentunya sangat menolong pelaku teknologi dalam mengembangkan penemuan mutakhir demi kemajuan teknologi dunia. 

Ini Dia 10 Negara dengan Tehknologi Terbaik Dunia


Negara maju adalah Istilah yang digunakan untuk menguraikan negara-negara yang dihitung menikmati tingkat pembangunan yang tinggi berdasarkan ukuran-ukuran tertentu seperti tingkat kesejahteraan rakyat dan kualitas hidup yang tinggi. Ciri dari sebuah negara maju adalah adanya sektor perindustrian yang terus meningkat, mempunyai sumber daya manusia yang berkualitas, hingga mampu mengelola sumber daya alam dengan baik serta memiliki kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan Teknologi.

Berkaitan dengan teknologi, ada beberapa negara yang memiliki keunggulan dalam bidang bidang teknologi bahkan bisa dikatakan sangat maju dan mengalahkan negara-negara lainnya. Amerika, misalnya negara yang dianggap sebagai negara adidaya ini mempunyai teknologi yang sangat modern. Di Amerika berbagai penemuan penting terjadi, dari lampu pijar hingga pesawat terbang.

Selain itu ada negara Finlandia di Eropa yang tak hanya fokus dalam pengembangan teknologi saja melainkan memperhitungkan dampaknya bagi kesehatan manusia. Negara-negara maju tahu betul apa yang harus dilakukan agar negara dan masyarakatnya bisa menikmati kehidupan yang sejahtera. Negara maju selalu membuat dan memanfaatkan teknologi guna memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya.

Amerika Serikat

Sejak abad ke-19, Amerika Serikat telah menjadi garis depan dalam kemajuan teknologi. Di Amerika lah kamera film pertama tercipta, bola lampu pertama dibuat, penerbangan pesawat pertama dilakukan, dan berbagai penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat telah membawa dunia menuju ke Zaman Atom.
Kemajuan teknologi ruang angkasa yang dicapai Amerika bahkan menjadikan negara itu sebagai salah negara adidaya dunia. Selain itu, dalam riset ilmiah, Amerika Serikat adalah produsen sebagian besar dari seluruh makalah penelitian yang tersebar di dunia.

Australia

Pemerintah Australia telah berkomitmen untuk mendorong dan mempromosikan ilmu pengetahuan serta teknologi di negaranya. Untuk tujuan itu, Australia bahkan membangun tempat khusus yang disebut Taman Teknologi di Sidney. Tempat itu tidak hanya menjadi pusat penelitian ilmiah, tetapi juga menjadi pusat hiburan bagi anak-anak, untuk mendekatkan mereka dengan dunia teknologi.
Dalam hal ini, Australia berfokus pada teknologi informasi dan komunikasi, bioteknologi, manufaktur, pertambangan, dan industri makanan. Langkah besar itu pun menempatkan Australia di garis depan perlombaan teknologi di antara negara-negara lain.

Belanda

Walau luas wilayahnya tak sebesar pulau Jawa teknologi di negeri kincir angin tersebut tak bisa terbantahkan. Dengan segala keterbatasan seperti tidak mempunyai sumber daya alam yang kaya layaknya Indonesia, Belanda bisa membuat dan memanfaatkan teknologi guna menutupi kekurangannya.
Dalam penemuan teknologi, Belanda termasuk hebat tidak kalah dengan Amerika dan Jepang. Belanda memiliki daftar panjang penemuan, meliputi mikroskop, compact disc, jam pendulum, sampai ginjal buatan. Selain itu, Belanda juga telah melakukan kemajuan besar dalam bidang rekayasa, kedirgantaraan, dan teknologi militer.

Finlandia

Di dunia internasional, Finlandia dikenal sebagai negara ber teknologi tinggi. Dalam hal teknologi industri, Finlandia bisa dibilang lebih maju dibandingkan negara-negara lain. Hal itu karena Finlandia tidak hanya berfokus pada keunggulan teknologi nya semata, namun juga memperhitungkan dampak bagi kesehatan manusia.
Para peneliti dari Finlandia juga terkenal dalam bidang perawatan lingkungan, perbaikan hutan, penelitian otak dan genetika, teknologi komunikasi, sampai infrastruktur dan berbagai penemuan lain yang inovatif.

Inggris

Inggris memiliki pengaruh besar bagi negara-negara lain di dunia, tidak hanya dalam sejarah namun juga dalam teknologi. Inggris adalah negara pertama di dunia industri, selain menjadi tempat penemuan berbagai hal penting yang pengaruhnya mencakup ke seluruh dunia.
Di Inggris lah lokomotif ditemukan, bersama mesin jet, motor listrik, dan televisi. Di Inggris pula layanan listrik komersial pertama dikembangkan. Dan akhirnya, internet atau World Wide Web yang saat ini digunakan miliaran orang di dunia juga diciptakan di Inggris. 

Jepang

Dalam menunjang penelitian di bidang teknologi, pemerintah Jepang menganggarkan biaya sampai US$ 130 miliar. Dengan dana sebesar itu, para ilmuwan dan insinyur Jepang bisa dibilang dapat melakukan apa saja dalam hal penelitian. Hasilnya, para ilmuwan Jepang telah memberikan kontribusi luar biasa dalam bidang elektronik, mobil, mesin, manufaktur, industri robotika, sampai semikonduktor.
Jepang telah dianggap sebagai pemimpin global dalam eksplorasi ilmiah dan teknologi dasar. Sebanyak 13 ilmuwan Jepang telah memenangkan penghargaan Nobel yang dianggap sebagai bukti nyata bahwa anggaran besar yang diberikan kepada mereka tidak terbuang sia-sia.

Kanada

Sebanyak 85 persen penduduk Kanada telah menggunakan internet. Kenyataan itu sudah bisa menjadi ilustrasi mengenai lekat nya negara ini dengan kemajuan teknologi. Kenyataannya, Kanada memang telah melakukan banyak pengembangan dan penelitian dalam bidang teknologi. Pemerintah negara itu bahkan mengalokasikan 1,8 persen dai PDB negaranya untuk tujuan penelitian dan riset.
Di bidang teknologi global, Kanada terkenal dalam bidang sains ruang angkasa. Sementara 18 ilmuwan negera itu telah memenangkan penghargaan Nobel dalam bidang fisika, kimia, serta kedokteran.

Korea Selatan

Korea Selatan terus maju tanpa bisa dibendung lagi dalam hal pengembangan teknologi yang luar biasa di bidang elektronika, mobil, kapal, mesin, petrokimia, dan robotika. Sebagian ekspor mereka bahkan dari sektor-sektor itu, dan hasilnya digunakan untuk terus mengembangkan kemajuan negara tersebut dalam bidang teknologi.
Salah satu teknologi spektakuler Korea adalah penciptaan robot mirip manusia yang disebut Hubo. Tidak lama setelah itu, para ilmuwan di sana juga melakukan terobosan di bidang bioteknologi dan berhasil melakukan kloning terhadap anjing. Setelah kesuksesan tersebut, mereka mulai merencanakan untuk mengkloning spesies-spesies yang terancam punah.

Singapura

Meski bukan negara besar, Singapura adalah salah satu negara terkaya di dunia. Menggunakan kekayaannya, pemerintah Singapura membangun lembaga khusus dalam bidang penelitian teknologi, dan membiayai nya. 
The Agency for Science Technology and Research, atau yang biasa disebut A-Star, adalah lembaga pemerintah yang berkomitmen mendorong penelitian dan pengembangan, demi tujuan menyediakan sumber daya yang lebih baik untuk warganya.
Di dunia internasional, Singapura telah diakui sebagai negara yang sangat maju dalam bidang kedokteran, ilmu makanan, penelitian klinis, sementara militer di negara itu dikenal sebagai militer berteknologi paling maju di Asia Tenggara.

Swedia

Sebagai negara yang relatif kecil, Swedia memiliki standar hidup yang tertinggi di dunia. Tapi bukan itu yang menjadikan Swedia masuk dalam daftar negara berteknologi paling maju. Swedia menganggarkan 4 persen dari PDB-nya untuk keperluan riset dan penelitian dalam bidang teknologi, suatu hal yang jarang dilakukan negara lain.
Karena kenyataan itu, Swedia pun terkenal dengan kualitas pengembangan ilmiah dan teknologi nya. Komitmen besar Swedia adalah menciptakan inovasi, dan untuk tujuan tersebut mereka memproduksi tak terhitung banyaknya makalah ilmiah dalam bidang kedokteran, ilmu alam, sampai rekayasa. Dalam bidang teknologi, dua bidang yang sangat hebat dari Swedia adalah farmasi dan telekomunikasi.
Memang keberadaan teknologi bagi semua negara tak bisa terbantahkan, majunya suatu negara bisa kita lihat dari bagaimana negara tersebut mengelola dan memanfaatkan teknologi untuk kepentingan masyarakatnya.

Tak disangka6 Teknologi Canggih yang Gagal di Tahun 2015


Dari sekian banyak teknologi canggih yang hadir selama tahun 2015, harus kita akui bahwa beberapa di antaranya bahkan gagal untuk bersaing di pasaran. Semua itu ditengarai akibat serangkaian faktor seperti gagal membuat aktivitas dalam penggunaannya lebih mudah, komponen hardware yang buruk, hingga daya tahan baterai yang tidak awet.

Berikut ini kami hadirkan 6 Teknologi Canggih yang Gagal Selama Tahun 2015.

1. Wireless Charging

Saat diluncurkannya Nexus 4 berikut wireless charger-nya yang fenomenal, orang-orang tampaknya melihat masa depan yang cerah terhadap teknologi canggih yang dapat mengisi baterai tanpa harus mencolokkan kabel tersebut. Apalagi produsen smartphone ternama asal Korea Selatan yaitu Samsung juga mengadopsi teknologi wireless charger ke smartphone-smartphone terbaru mereka.

Namun semua itu serasa antiklimaks ketika mengetahui bahwa produsen HP lainnya tidak mengikuti jejak yang sama. Google selaku produsen dari Nexus bahkan menarik diri dari teknologi wireless charger ketika meluncurkan Nexus 9, Nexus 5X, dan Nexus 6P yang tidak secara langsung memberikan perangkat wireless charger di kotak penjualan mereka.

2. LG Urbane 2ND Edition LTE

Sekali melihat nasib dari salah satu smartwatch canggih karya dari LG berikut ini. Ya, LG Urbane 2ND Edition LTE merupakan smartwatch yang secara mendadak ditarik kembali dari peredaran kurang dari seminggu setelah diluncurkan. Pihak LG mengatakan bahwa mereka baru menemukan sebuah celah serius dari segi hardware yang berujung tidak lolosnya jam ini di bagian quality control.

Sebuah kerugian yang berarti mengingat smartwatch ini sudah siap untuk dipasarkan ke seluruh dunia dan harus ditarik kembali hanya dalam jangka waktu beberapa hari saja.

3. Fast Charging

Cukup aneh melihat tren smartphone canggih yang hadir di tahun 2015 menghadirkan sebuah teknologi baru bernama fast charging. Teknologi yang dinilai sangat membantu dalam mempersingkat proses pengisian baterai ini selalu menjadi nilai tambah dalam penjualan beberapa smartphone flagship. Akan tetapi, bukankah teknologi tersebut seharusnya hadir di setiap smartphone yang ada?

Memang ironis ya melihat teknologi yang seharusnya dapat diimplementasikan secara luas di setiap smartphone, justru dijadikan senjata bagi smartphone flagship sebagai nilai tambah dalam produk mereka. Padahal semua orang kan butuh, bukan hanya untuk pemilik smartphone canggih saja.

4. Daya Tahan Baterai Android

diakui bahwa tahun 2015 menjadi tahun dengan daya tahan baterai Android terburuk jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Tren smartphone yang menghadirkan spesifikasi dewa dengan body ramping membuat statistik dari daya tahan baterai menjadi anjlok jika dibandingkan dengan tahun 2014.

Faktor lainnya seperti implementasi 64-bit dari Android, dan penggunaan prosesor Qualcomm seri terbaru turut menyumbang borosnya baterai secara umum di tahun 2015. Ukuran baterai yang dikorbankan karena menginginkan ukuran smartphone yang tipis juga patut disayangkan. Namun semoga di tahun 2016 ini, tren smartphone kembali ke jalan yang benar ya.

5. Kwikset Kevo

Keren banget ya jika kita memiliki kunci rumah yang dapat dikontrol secara remot dari jauh. Kwikset Kevo berusaha menghadirkan kecanggihan tersebut. Ia merupakan smart lock yang terintegrasi dengan Android dan kamu bisa mengunci rumah hanya dengan menggunakan Android.

Akan tetapi, semua kecanggihan tersebut sirna setelah diketahui bahwa aplikasi dari Kwikset tidak dapat digunakan di sembarang smartphone. Nilai minus tersebut juga diperburuk dengan dukungan yang lambat dari pihak developer dan kompatibilitas bagi Android pun tampaknya tidak banyak perubahan. Sayang sekali, tahun 2015 menjadi tahun yang tidak begitu bagus untuk Kwikset Kevo.

6. Display 4K di Sony Xperia Z5 Premium

Terakhir ada teknologi 4K yang dimiliki oleh Sony Xperia Z5 Premium. Apakah kamu menemukan ada hal yang aneh dari teknologi tersebut? Tentu saja, apa gunanya menaruh teknologi resolusi tinggi ke perangkat smartphone dengan besar layar 5,5 inci? Sony Xperia Z5 Premium dinobatkan sebagai smartphone pertama di dunia yang mengimplemetasikan resolusi 4K. Akan tetapi, besar layar yang tidak mendukung dan teknologi yang hanya dapat hadir di aplikasi Album dan Video tersebut telah berhasil melejitkan harga dari Xperia Z5 Premium. Sia-sia sekali.

Itulah 6 teknologi canggih yang dinilai gagal selama tahun 2015. Apakah ada yang kami lewatkan? Jangan lupa untuk berikan pendapat kamu di kolom komentar di bawah ini ya.

Sumber: Androidcentral

Teknologi Mobile ini Dimanfaatkan sebagai Media Peringatan Bencana


Teknologi mobile dapat memberi manfaat bagi kehidupan masyarakat melalui berbagai cara. Dalam hal ini khususnya untuk menghubungkan dan membantu masyarakat dalam mempersiapkan diri dengan baik saat menghadapi keadaan darurat. 

Beberapa hari lalu, kita ketahui bersama telah terjadi gempa bumi berkekuatan 7,8 Skala Richter di Sumatera Barat, Indonesia, yang dapat memicu terjadinya tsunami. 

Usai peringatan tsunami dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pengguna Opera Mini langsung menerima push notification dan tautan berita terkait persiapan dan informasi yang dibutuhkan masyarakat guna menghindari kerusakan akibat tsunami.

"Pada 2 Maret pukul 09.35 WIB, kami mengirimkan push notification peringatan tsunami kepada 6,4 juta pengguna Opera Mini di Indonesia. Sekitar 193.000 pengguna membuka notifikasi ini untuk mengetahui informasi dan berita terbaru mengenai peringatan tsunami," ujar Christian Uribe, Product Head of Opera Mini, dalam keterangan resminya.

Lebih lanjut, Uribe berharap masyarakat Indonesia selalu berada dalam kondisi aman dan mengetahui semua informasi melalui teknologi mobile selama peristiwa alam ini berlangsung.

Indonesia merupakan negara kedua dengan jumlah pengguna Opera mobile browser terbesar. Pengguna aktif bulanan (monthly active user) Opera mobile browser diketahui mencapai 30 juta.
"Kami berharap dalam waktu dekat dapat bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan kepada masyarakat, serta melanjutkan usaha-usaha kami untuk memastikan masyarakat Indonesia mengetahui berbagai informasi dengan baik di masa kritis," tutur Uribe.

Ini Dia 10 Mitos Teknologi yang Tak Sepenuhnya Benar


Teknologi sering disebut bertalian dengan fakta yang jelas dan ilmiah. Kendati demikian, pengguna teknologi saat ini tidak selalu demikian. Buktinya, masih banyak mitos yang ada di sekitar pengguna smartphone dan dipercayai sebagai hal yang benar. Salah satunya adalah mitos mengenai bahaya mengisi daya smartphone semalaman, atau pun kualitas layar ditentukan dengan resolusi yang digunakan. Meskipun tidak didukung bukti dan penjelasan ilmiah yang cukup, masih banyak pengguna yang memercayai hal tersebut.

Oleh sebab itu, mengutip informasi dari Business Insider,tim Tekno Liputan6.com merangkum beberapa mitos teknologi yang masih dipercaya beserta penjelasannya. 

1. Komputer Mac tidak bisa diserang virus

Beberapa tahun lalu, tidak sedikit orang yang mengaitkan perangkat Mac sebagai perangkat bebas virus. Namun nyatanya, dalam beberapa tahun terakhir perangkat besutan Apple tersebut mulai jadi sasaran para pengembang malware. Hal ini juga akhirnya diakui oleh Apple sebagai pembesut, terlebih setelah ada serangan Trojan yang menjangkiti ribuan perangkat Mac pada 2012. Bahkan, tahun lalu, serangan malware yang mengincar perangkat Mac meningkat drastis, melebihI jumlah keseluruhan serangan malware ke Mac OS X dari 2010 sampai 2014.Tak hanya itu, dalam laporan terbaru, salah satu malware penyandera data, ransomware, juga dikabarkan mulai menyasar perangkat Mac. Serangan malware bernama KeRanger ini merupakan yang pertama kali terjadi di perangkat Mac.

2. Mode peramban incognito bukan berarti pengakses menjadi tak kelihatan

Sampai saat ini tak dapat dipungkiri ada sebuah miskonsepsi mengenai istilah mode 'incognito' atau 'private' yang diartikan sebagai akses dengan akun anonim. Namun, maksud dari kedua mode tersebut tidaklah demikian. Mode tersebut sebenarnya tidak membuat seseorang seolah tak terlihat ketika mengakses sebuah situs, melainkan peramban tidak akan melacak riwayat penjelajahan, menyimpan bookmarks, atau pun masuk otomatis pada akun yang biasa diakses. Fitur ini membantu mencegah orang asing mengakses informasi situs atau pun akun pribadi ketika mengakses internet di perangkat orang lain. Namun, bukan berarti fitur ini dapat menyembunyikan identitas pengakses maupun ISP yang digunakan.

3. Baterai akan cepat rusak apabila terus diisi ulang

Salah satu mitos yang masih banyak dipercaya pengguna smartphone adalah baterai akan mengalami kerusakan apabila masih diisi daya meskipun kapasitas sudah penuh. Namun, faktanya tidak ada bukti ilmiah pengisian daya berlebihan dapat menghancurkan baterai. Hal ini didukung oleh fakta bahwa saat ini hampir seluruh smartphone telah menggunakan baterai lithium-ion. Jenis baterai tersebut ternyata memiliki kemampuan untuk berhenti mengisi daya ketika baterai sudah penuh.

4. Pengisian daya iPhone dilakukan setelah baterai benar-benar habis

Mitos lain terkait baterai yang cukup populer adalah iPhone sebaiknya harus diisi ketika kondisi baterai berada dalam kosong. Namun, Apple sebagai pembesut ternyata membantah hal tersebut.
Perusahaan asal Cupertino ini menuturkan bahwa baterai yang digunakan pada iPhone memungkinan pengguna mengisi daya kapan saja. Apple berasalan, baterai lithium-ion yang digunakan itu bekerja pada sebuah siklus pengisian daya. Jadi, ketika pengguna sudah menyelesaikan satu siklus pengisian daya, iPhone yang sudah berkurang dayanya dapat langsung diisi ulang, tanpa perlu menunggu kondisi smartphone sampai mati.

5. Besarnya megapiksel tak selalu menentukan kualitas kamera

Saat ini hampir sebagian besar pengguna melihat kualitas kamera smartphone berdasarkan ukuran megapiksel yang disematkan--makin besar megapiksel maka semakin bagus. Padahal ukuran megapiksel tidak selalu menanjikan kemampuan kamera yang lebih baik.
Faktor lain yang juga memengaruhi kemampuan kamera adalah sensor yang digunakan untuk menangkap cahaya. Oleh sebab itu, kamera dengan resolusi 8MP dan 12MP dapat menghasilkan hasil foto yang kurang lebih sama.
Namun, perlu diketahui, semakin besar sensor yang digunakan turut berpengaruh pada hasil piksel yang juga semakin besar. Jadi, sebuah kamera tak hanya ditentukan dari besarnya megapiksel, melainkan jumlah piksel yang bisa dihasilkan.

6. Smartphone dengan resolusi layar besar tidak selalu lebih baik

Sama seperti kamera, sebagian pengguna smartphone percaya bahwa resolusi layar yang lebih besar akan berpengaruh pada kualitas layar. Sebab, resolusi yang lebih besar selalu dikaitkan dengan layar yang lebih baik. Salah satu alasannya adalah mata manusia tidak bisa melihat detail lebih dari 300 piksel per inci. Olah karena itu, tampilan dengan kualitas di atas 300 piksel akan terlihat sama di mata manusia. Atas dasar itu, perusahaan seperti Apple, saat ini lebih fokus pada pengembangan teknologi layar yang lebih cerah, ketimbang layar dengan kemampuan luar biasa.

7. Tidak perlu mematikan komputer tiap hari

Beberapa pengguna mungkin percaya bahwa tidak seharusnya sebuah komputer dimatikan setiap hari. Tak sedikit pengguna komputer lebih memilih masuk ke mode sleep ketimbang mematikan komputer dengan berbagai alasan. Namun, kebiasaan itu ternyata dapat mempersingkat ketahanan sebuah komputer. Menurut situs Life Hacker, mematikan PC secara berkala ketika tidak digunakan dapat lebih menghemat daya dan membuat beberapa komponen beristirahat.  Kebiasaan ini dapat membuat komponen maupun PC secara keseluruhan akan lebih tahan lama. 

8. Meletakkan magnet di dekat komputer akan hapus seluruh data

Mitos ini tidak sepenuhnya salah, tapi dibutuhkan sebuah magnet yang sangat besar untuk dapat menghapus data dari hard drive komputer. Seorang ahlI komputer menuturkan, komputer modern baru akan benar-benar rusak ketika berhadapan dengan magnet yang benar-benar kuat. Selain itu, medan dari magnet tersebut harus benar-benar fokus pada perangkat yang dituju. Oleh sebab itu, magnet yang biasa ditempelkan di kulkas tidak akan memengaruhi penyimpanan hard drive komputer.

9. Ponsel dapat sebabkan kanker otak

Radiasi dari ponsel memang dapat diserap oleh jaringan manusia, tapi tidak ada bukti yang cukup kuat untuk menjelaskan radiasi itu dapat memicu sel-sel kanker. National Cancer Institute menuturkan bahwa efek radiasi dari ponsel yang berpengaruh pada jaringan otak dan lainnya, memang masih jadi perhatian. Kendati demikian, sampai saat ini belum ada bukti bahwa sel dari manusia, atau pun hewan yang terpengaruh radiofrekuensi terjangkit sel kanker. 

10. Jumlah indikator sinyal tak menjamin kualitas lebih baik

Tak sedikit pengguna smartphone yang mengaitkan jumlah batang pada indikator sinyal sebagai penanda kualitas jaringan. Namun, informasi dari indikator sinyal sebenarnya tidak memberikan informasi semacam itu. Indikator sinyal di smartphone pada dasarnya hanya memberikan informasi mengenai posisi pengguna dengan menara jaringan terdekat. Sementara kualitas jaringan juga dipengaruhi oleh jumlah pengakes internet yang berada dalam satu jaringan.

Benarkah Teknologi Ubah Manusia Jadi 'Kepompong' dan Berbuat Curang


Hampir 24 jam di dalam hidup manusia tidak terlepas dari ponselnya. Mulai dari bangun tidur, mereka akan memeriksa ponselnya untuk mengecek email, atau pun menanggapi pesan. 

Lalu saat melewati hari, mereka akan terus terpaku pada segala perangkat gadget untuk penggunaan pribadi maupun pekerjaan.
Selain untuk melakukan hal seputar bisnis, teknologi juga mempermudah kita untuk tetap terhubung dengan orang-orang di sekitar, dekat maupun jauh. 
Tetapi terkadang komunikasi yang dilakukan tidak sejalan dengan perkiraan. Hal ini karena teknologi tidak dibuat untuk mengetahui perasaan sesama manusia.
Mengutip laman Business2community,berikut penjelasan tentang bagaimana teknologi mempengaruhi hubungan antar manusia.

Percakapan jadi lepas konteks

Permasalahan paling umum para pengguna ponsel adalah tidak mudah mendeteksi nada bicara seseorang. Anda tidak akan pernah dengan menebak ketika seseorang menyidir, bercanda, serius atau biasa-biasa saja. 
Sementara Anda tidak mungkin bertanya terus-menerus mengenai maksud mereka, apalagi bila percakapan yang Anda lakukan memang berisi hal yang sensitif, bisa mengundang amarah.
Seringkali karena hal tersebut, malah terjadi kesalahpahaman, miskomunikasi, dan asumsi-asumsi yang berdampak pada bagaimana kita kemudian menilai orang lain.

Kurangnya empati

Sebagai konsekuensi dari masalah konteks, empati juga menjadi permasalahan. Terkadang Anda akan mengucapkan empati pada situasi-situasi tertentu. 
Akan tetapi, rasa empati tersebut tidak bisa dirasakan karena kata-kata tersebut tidak diterima secara langsung, melainkan lewat teknologi. Perasaan berduka yang seharusnya bisa saling dirasakan malah jadi tidak terasa sama sekali.

Teknologi tidak bisa memberi kontak fisik

Terkadang yang Anda perlukan hanyalah sebuah pelukan, jabat tangan atau tepukan di punggung. Mungkin hal tersebut dapat digantikan dengan emoji maupun stiker yang sudah tersedia di media sosial. 
Tetapi hal tersebut tidak menimbulkan kedekatan batin. Kedekatan melalui kontak fisik sama sekali tidak bisa dilakukan oleh teknologi.

Fenomena kepompong

Teknologi telah menjadi candu berbasis elektronik untuk beberapa orang. Mereka dibawa untuk melupakan dunia nyata dan berpegang pada fitur-fitur yang ditawarkan di dunia maya. 
Hal ini jelas memiliki dampak pada kualitas hubungan manusia. Percakapan melalui media sosial menggeser interaksi tradisional dan diskusi yang dilakukan tatap mata. 
Pada akhirnya, seseorang bahkan tidak perlu meninggalkan rumah untuk berkomunikasi dengan orang lain. Fenomena ini dinamakan fenomena kepompong, di mana interaksi mengarah pada isolasi sosial yang melumpuhkan produktivitas seseorang.

Kontak Online Mempercepat Hubungan 

Banyak kejadian perselingkuhan terjadi karena media sosial. Hubungan yang terjadi karena media sosial terbilang cukup cepat, sehingga orang yang melakukan hubungan dari media tersebut bisa dengan mudah melakukan kecurangan. 
Media sosial dimiliki oleh masing-masing pribadi dan komunikasi dapat dilakukan kapan pun diinginkan. Oleh karena itu, bila pengguna media tersebut memiliki rahasia, akan sedikit sulit untuk melacak hubungan gelapnya. 

5 Teknologi ini Dapat Mengancam Keselamatanmu


Teknologi seharusnya memberikan bantuan yang berarti kepada setiap manusia yang menggunakannya. Mulai dari mempermudah proses komunikasi, memperpendek jarak antar satu tempat dengan yang lainnya, hingga membantu meringankan beban pekerjaan.

Tapi apakah kamu tau bahwa teknologi-teknologi berikut ini bahkan dapat membuat yang menggunakannya justru menjadi tidak produktif, atau dapat mengancam keselamatan. Lima poin berikut ini kami oleh melalui artikel dari Cracked.com dengan berbagai penyesuaian yang diperlukan.

1. Tombol Snooze di Alarm

Teknologi pertama yang rupanya dapat mengganggu kehidupan kita adalah tombol Snooze yang berada pada setiap alarm, baik itu di jam fisik maupun jam di setiap smartphone. Tombol snooze ini sebenarnya membantu kamu untuk memberikan sedikit waktu untuk membangun kembali kesadaran setelah tidur.

Tapi Snooze rupanya dapat mengganggu pola tidur karena memberikan sensasi tambahan tidur yang semu. Tidur dengan pola yang tepat memang menjadi harap dari setiap orang, namun dengan adanya tombol snooze, pola tidur setiap orang justru menjadi terganggu dan tidak tepat dengan jam biologis yang ada.

2. Pengering Tangan Otomatis

teknologi-merusak-hidup-2Mungkin beberapa orang pernah membaca isu berikut. Ya, rupanya menggunakan pengering tangan otomatis yang biasa berada pada WC mall maupun kantor bukanlah hal yang baik. Alih-alih dapat menghemat penggunaan kertas tisu di toilet, penggunaan pengering tangan seperti ini justru menyimpan ancaman yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Menurut penelitian, pengering ruangan otomatis terbukti menjadi habitat yang tepat untuk berkembangnya bakteri. Semua itu berkat kelembaban dan udara hangat yang pas untuk menempelnya bakteri pada saluran intake. Saat mesin ini bekerja, bakteri-bakteri tersebut justru melayang dan menempel di tangan orang yang menggunakannya.

3. Obat Penghilang Rasa Sakit Dapat Menghilangkan Emosi Penggunanya

teknologi-merusak-hidup-3Salah satu obat yang ampuh dalam menghilangkan rasa sakit atau painkiller ialah Tylenol. Obat yang mengandung Acetaminophen ini meskipun manjur, rupanya telah terbukti memberikan efek samping yang mengerikan.

Selama ini orang-orang hanya mengetahui bahwa Tylenol dapat merusak hati (liver). Namun hasil penelitian baru-baru ini mengungkapkan efek samping yang sama buruknya dari obat tersebut. Acetaminophen rupanya dapat menghilangkah emosi dari penggunanya. Pengguna obat tersebut dapat tampak lebih flat dan tidak memiliki respon emosi sama sekali setelah mengkonsumsinya.

4. Baju yang Salah Dapat Membuat Tubuh Kamu Semakin Bau

teknologi-merusak-hidup-4Bagi kamu yang sering berolahraga, baik itu fitness maupun jogging di pagi hari, harus menyadari bahwa pakaian juga dapat menjadi salah satu faktor penting munculnya bau tidak sedap.

Penelitian yang diterbitkan oleh Apllied and Environmental Microbiology membuktikan bahwa setiap pakaian dengan bahan yang berbeda juga memberikan bau dan sirkulasi udara yang berbeda pula. Bahan katun masih menjadi idola dalam menyerap keringat dan memberikan pori-pori yang baik, sedangkan polyester menjadi bahan yang dapat memberikan bau tidak sedap ditambah dengan sirkulasi udara yang tidak begitu baik.

5. Bahaya Mengintai Bagi Pengguna Smartphone Di Jalan Raya

teknologi-merusak-hidup-5Taukah kamu bahwa tidak hanya smartphone milik pribadi saja yang dapat mengganggu konsentrasi? Smartphone milik orang lain juga dapat mendistraksi kita lho saat berkendara maupun sedang melakukan pekerjaan lainnya.

Penelitian ini dibuktikan di dalam jurnal Social Psychology ketika seorang profesor sedang mengadakan ujian bagi muridnya. Saat ujian berlangsung, ia secara sengaja meninggalkan notebook maupun smartphone di atas meja. Hasilnya cukup mengagetkan. Murid-muridnya justru tidak memiliki nilai yang baik akibat terdistraksi oleh benda yang ditinggalkan oleh profesor tersebut.

Lalu bagaimana jadinya jika situasi ini terjadi saat kamu menyetir mobil?

Itu dia lima teknologi yang dapat membuat tidak produktif atau bahkan mengancam keselamatan. Apakah ada yang kami lewatkan? Jangan lupa untuk berikan pendapat kamu pada kolom komentar di bawah ini ya.
Sumber : Cracked.com

10 Orang Paling Menginspirasi di Dunia Teknologi

Saat ini, ada kesalahpahaman mengenai citra Silicon Valley yang kerap dipandang banyak orang sebagai tempat seseorang membuat aplikasi 'asal-asalan', kemudian menghasilkan banyak uang.

Tak dipungkiri, ada budaya semacam itu, tapi bukan berarti tak ada inovasi yang tercipta dari ribuan pekerja di Silicon Valley. Orang-orang tersebut yang kemudian dikenal memiliki pengaruh besar dan penting dalam perkembangan di Silicon Valley.

Untuk itu, tim Tekno Liputan6.com merangkum 10 daftar orang yang dianggap berpengaruh atau paling menginspirasi di Silicon Valley, seperti dikutip dari laman Business Insider, Sabtu (9/7/2016).
Daftar ini tidak dibuat berdasarkan reputasi yang ada sejak lama, melainkan usaha mereka membuat perubahan dalam satu tahun terakhir.

10. Brian Slingerland (Cofunder, Stemcentrx)

Brian Slingerland bersama dua rekannya Scott Dylla dan Daniel Reiner mulai mendirikan Stemcentrx pada September 2008 dengan misi mulia, yakni menyembuhkan kanker dengan menargetkan sel-sel induk kanker tertentu.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Salah satu perusahaan farmasi raksasa, AbbVie, membeli startup bioteknologi ini dengan nilai US$ 10,2 triliun ketika perusahaan tersebut bernilai US$ 5 miliar.
Nilai itu disebut menjadi salah satu akuisisi perusahaan teknologi terbesar yang pernah ada. Lewat akuisisi ini, AbbVie berharap mulai memasarkan obat kanker pada 2018.

9. David Marcus (VP of messaging products, Facebook)

Kedatangan Marcus di Facebook dua tahun lalu telah membawa perubahan penting bagi jejaring sosial tersebut. Sejak kepemimpinannya, Messenger--aplikasi perpesanan Facebook--tumbuh besar, dengan 900 juta pengguna aktif bulanan pada April 2015.
Tahun ini, mantan presiden PayPal ini mulai mengembangkan kecerdasan buatan yang disematkan pada Messenger. Fitur lain yang juga ditambahkan adalah berbagai lagu dari Spotify, memesan kendaraan dari Uber dan Lyft, memesan makanan, serta melacak jadwal penerbangan.
Tak hanya itu, ia disebut tengah mempersiapkan chat bots for business. Dengan demikian, pengguna Messenger tak perlu lagi berurusan dengan manusia ketika berinteraksi dengan layanan pelanggan.

8. Marc Benioff (Cofounder dan CEO, Salesforce)

Layanan komputasi awan mungkin bukan produk yang begitu menarik bagi sebagian besar orang. Namun, Salesforce berhasil menjadi perusahaan teknologi paling dicari di dunia.
Pertumbuhan pendapatan tahunan perusahaan ini meningkat sampai 22 persen sejak dikomandoi Benioff. Jumlah itu diperkirakan masih terus bertambah sekitar US$ 8 miliar pada tahun ini.
Tak melulu soal uang, Benioff ternyata peduli pada persoalan sosial. Ia termasuk orang yang mendukung kesetaraan gender, perbedaan pekerja, termasuk hak LGBT.

7. Tim Cook (CEO, Apple)

Dalam 12 bulan terakhir, Cook telah membuat Apple meluncurkan layanan musik streaming, Apple Music, Apple TV 4, dan iPad Pro yang merupakan tablet terbesar yang pernah dibuat perusahaan tersebut dan dilengkapi spesifikasi mumpuni.

6. Jack Dorsey (Cofounder dan CEO, Twitter dan Square)

Dorsey yang memimpin dua perusahaan sekaligus membuatnya menjadi salah satu orang dengan kekuasaan terbesar di Silicon Valley. Bulan November lalu, ia berhasil mengambil alih Square dengan membeli saham mayoritas dengan nilai US$ 9 per lembar.
Setelah itu, pada Oktober 2015 ia resmi diangkat kembali menjadi CEO Twitter, setelah sebelumnya menjadi CEO interim. Sejak kepemimpinannya, Twitter terus berbenah dan melakukan beberapa penyesuaian.

5. Jeff Weiner (Cofounder dan executive chairman, CEO, LinkedIn)

Maret lalu, Jeff Weiner sempat memberikan bonus saham miliknya sebesar US$ 14 juta kepada karyawan LinkedIn. Langkah itu diambil setelah nilai saham turun 40 persen, sekaligus meningkatkan moral para pekerja.
Tak berselang lama, dunia teknologi terguncang setelah LinkedIn resmi diakusisi Microsoft dengan nilai mencapai US$ 26,2 miliar. Kesepakatan itu kemudian menjadi akusisi terbesar yang pernah dilakukan Microsoft.

4. Elon Musk (CEO, Tesla; CEO dan CTO, SpaceX)

Elon Musk dikenal sebagai salah satu entreprenuer yang berpengaruh di dunia, sekaligus pekerja unggul. Bagaimana tidak, ia memimpin perusahaan paling progresif saat ini, yakni Tesla Motors dan SpaceX.
Juni lalu, ia membuat keputusan yang dikritik banyak pihak karena mengakusisi perusahaan energi matahari, SolarCity. Selain itu, ia juga tengah mengembangkan sistem transportasi futuristik bernama Hyperloop.

3. Travis Kalanick (Cofounder dan CEO, Uber)

Kalanick berhasil membuat Uber menjadi perusahaan teknologi paling bernilai di dunia dengan nilai mencapai US$ 68 juta. Tak hanya itu, ia juga berhasil mendapat pendanaan terbesar dengan nilai US$ 3,5 triliun dari Reksa Dana Umum Arab Saudi.
Uber juga terus memperluas layanannya, melalui layanan pesan antar makanan untuk warga New York, UberEats. Selain itu, ada UberRush untuk membantu perusahaan mengirimkan barang.

2. Larry Page (Cofounder dan CEO, Alphabet)

Setelah Google tumbuh menjadi perusahaan besar, pendirinya memilih melakukan restrukturisasi. Tahun lalu, Larry Page mengumumkan kelahiran Alphabet, perusahaan induk bagi Google dan anak perusahaan lain.
Sebagai bos Alphabet, Page dapat fokus pada pencarian teknologi baru melalui beberapa proyek. Langkah perdana Page ketika menjabat CEO Alphabet adalah memilih Sundar Pichai menjadi CEO Google.
Page dikenal memiliki ketertarikan tinggi pada teknologi baru. Ia dilaporkan telah mengakuisisi dua perusahaan yang mengembangkan mobil terbang, investasi lain di luar Alphabet.

1. Mark Zuckerberg (Cofounder dan CEO, Facebook)

Setahun terakhir menjadi waktu paling sibuk bagi Zuckerberg. Bagaimana tidak, ia telah membuat peta jalan untuk Facebook sampai sepuluh tahun ke depan.
Fokus jangka panjang perusahaan tersebut meliputi beragam proyek besar tak sekadar media sosial, seperti drone, kecerdasan buatan, dan virtual reality.
Tak hanya itu, pria yang baru saja menjadi ayah ini juga memiliki gerakan bersama istrinya, sebuah investasi jangka panjang untuk peningkatan kesehatan, pendidikan, dan kesetaraan.

inilah 7 kota dengan tehknologi termutakhir di Dunia

Dalam kurun waktu kurang dari 35 tahun terakhir, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan dua per tiga dari populasi dunia akan hidup di area perkotaan.

Sementara, kota-kota yang paling berkembang adalah kota yang mengandalkan teknologi terbaru serta menciptakan peluang bagi orang untuk membuat sesuatu yang baru. Lalu, kota-kota mana saja yang kini telah memiliki teknologi mutakhir di dunia

Belasan Juta Penduduk Indonesia Terinfeksi Hepatitis B
Sebagaimana Tekno Liputan6.com kutip dari Business Insider, ada 7 (tujuh) kota dengan teknologi paling mutakhir di dunia menurut 2thinknow.
Beberapa indikator yang digunakan untuk menilai, di antaranya adalah investasi untuk teknologi, banyaknya startup, penemuan teknologi yang dipatenkan, indeks inovasi, peringkat smart city, kebijakan untuk inovasi, jumlah programmer, populasi metropolitan, serta desainer industri. Ketujuh kota tersebut adalah:

1. Taipei, Taiwan

Taipei menjadi kota yang berteknologi cukup tinggi, terutama karena desain industri yang dimilikinya. Selama bertahun-tahun, kota ini lebih banyak membuat inovasi perangkat keras dibandingkan perangkat lunaknya.
Beberapa perusahaan PC terbesar seperti Asus, MSI, Gigabyte, dan Acer bermarkas di Taipei. Menurut survei tersebut, Taipei juga memiliki skor yang tinggi dalam jumlah investasi untuk teknologi.

2. Boston, Massachusetts

Boston memiliki sejumlah institusi pendidikan yang fokus terhadap teknologi seperti MIT (Massachusetts Institute of Technology), Harvard, Tufts, dan Northeastern. Kebanyakan dari institusi tersebut bergerak di bidang bioteknologi dan robotik.
Kota Boston juga memiliki investor yang cukup banyak dalam bidang teknologi, misalnya Battery Ventures, Atlas Ventures, Bessemer Venture Partners, dan Matrix Venture Partners yang menggelontorkan banyak dana untuk inovasi dan startup.
Bahkan, sejumlah perusahaan terkemuka seperti Facebook dan Amazon memiliki kantor riset dan pengembangan di Boston untuk meningkatkan teknologi yang digunakan.

3. Los Angeles, California 

Meski terkenal dengan industri perfilman, pada 2014, Los Angeles dilaporkan memiliki sektor pekerjaan yang lebih hi-tech dibandingkan kota lain di Amerika Serikat.
Ada beberapa hal yang menjadikan Los Angeles menjadi kota dengan teknologi termaju. Di antaranya adalah jumlah startup bidang teknologi yang sangat banyak. Kedua, nilai investasi yang dikucurkan cukup besar menjadi salah satu alasan teknologi begitu berkembang di LA.
Wisatawan berpose di kawasan Griffith Observatory & Planetarium, California. Di belakang mereka tampak Kota Los Angeles (Reuters/ Mario Anzuoni)

4. Seoul, Korea Selatan

Seoul sering dianggap sebagai kota masa depan. Inovasinya langsung dipraktikkan ke dalam rancangan kota. Bahkan, sistem transportasinya dianggap lebih baik dibandingkan kereta bawah tanah milik New York.

Pasangan suami istri yang kerap membuat iri dengan keromantisan mereka ini berpelukan di malam hari yang romantis di Seoul, Korea. Dalam foto yang diunggah Glenn ini ia mengatakan bahwa ia sangat menyukai berpelukan.
Seoul juga memiliki banyak teknologi yang dipatenkan. Kota ini telah mengembangkan teknologi yang ada di mana-mana, seperti LTE yang kini digunakan pada smartphone dan lain-lain

5. New York

New York merupakan kota dengan teknologi kelas berat. Tak hanya dilihat dari infrastuktur, tetapi juga kemajuan orang-orang di kota ini.
Menurut sebuah laporan, hampir 7.000 perusahaan teknologi bermarkas di kota New York. Sedangkan 100.000 pekerjaan teknologi tersedia selama 2013.
Jerimie Nason bermain augmented reality Pokemon Go di tengah jalan di Grand Central Terminal, New York City, 11 Juli 2016. Sejak dirilis, game keluaran Nintendo dan The Pokemon Company itu berhasil menjadi candu para penggunanya. (REUTERS/Mark Kauzlarich)
Teknologi smart city yang digunakan pun sangat maju, seperti LinkNYC yang merupakan teknologi terpadu, layanan Wi-Fi gratis, dan lain-lain.

6. London, Inggris

London memiliki transportasi umum impian, Crossrail Project, yang telah diperkenalkan setahun terakhir. Hingga 2018, diperkirakan akan ada 10 jalur kereta baru akan menghubungkan 30 stasiun yang sudah ada dengan terowongan-terowongan baru.
Awalnya, cahaya putih misterius itu bersinar terang lalu meredup selama beberapa detik, sebelum akhirnya berubah menjadi warna merah (Mark Torres/Dailymail.com).
Proyek senilai US$ 20 miliar ini menjadi konstruksi termahal di Eropa. Selain itu, London diketahui memiliki jumlah startup dan programmer yang cukup banyak dibandingkan kota lainnya.
Bahkan diperkirakan, London memiliki slot pekerjaan bidang TI yang lebih banyak dibandingkan dengan California. Dalam beberapa dekade mendatang, London bakal menambah lowongan pekerjaan untuk bidang teknologi informasi hingga 11.000 posisi.

7. San Francisco, California

San Francisco memiliki Silicon Valley yang kini jadi kampung halaman bagi perusahaan teknologi ternama. Bagaimana tidak, perusahaan startup bidang teknologi lahir dan berkembang di Silicon 
Selain itu, investasi untuk teknologi bernilai sangat besar. Silicon Valley juga memiliki jumlah populasi desainer dan programmer yang sangat banyak, sehingga dinobatkan menjadi kota dengan teknologi yang tertinggi.

3 Gangguan Kesehatan Akibat Majunya Teknologi


Teknologi yang semakin canggih memang membuat kita dapat mengetahui perkembangan di belahan dunia lainnya dan bisa tetap terhubung dengan keluarga atau teman yang jauh. Namun tahukah Anda bahwa teknologi dapat berpengaruh pada kehidupan dan kesehatan Anda?

Dilansir dari Usnews,berikut adalah masalah kesehatan akibat penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari:

1. Aktivitas makan yang terganggu menyebabkan berat badan naik

"Menggunakan teknologi ketika sedang makan, dapat membuat aktivitas tersebut menjadi terganggu. Sehingga bisa membuat anak-anak berisiko tinggi obesitas. Hal ini disebabkan karena konsumsi makan yang meningkat akibat bermain teknologi," kata pemimpin penelitian di University of Illinois, Barbara Fiese.

Selain itu, dalam jurnal American Psychological Association menemukan bahwa, ketika seseorang yang makan sambil menonton televisi, menelepon, atau bermain smartphone, dapat membuatnya cenderung memilih mengonsumsi makanan yang kurang sehat daripada yang sehat tanpa disadari.

2. Melihat layar telepon seluler bisa menyebabkan sakit leher

"Melihat terus menerus layar handphone dapat menyebabkan ketegangan pada tulang belakang," tulis ahli bedah tulang belakang, Dr. Kenneth Hansraj dalam penelitiannya.

Rata-rata berat kepala orang dewasa adalah 10 sampai 12 pounds, namun dengan menunduk sekitar 60 derajat saat melihat layar HP, dapat meningkatkan tekanan sampai 60 pounds. "Tekanan ini dapat berakibat sobeknya jaringan, degenerasi, dan kemungkinan melakukan operasi," tulisnya.

3. Teknologi dapat mengurangi jam dan kualitas tidur

Penggunaan teknologi dalam waktu yang lama, berkaitan dalam meningkatkan kelelahan dan stres karena mengurangi kualitas tidur seseorang. Lebih baik, gunakan teknologi yang Anda miliki dengan bijak dan tidak berlebihan.

Ini Penampakan 6 Teknologi Google yang Bakal Ubah Dunia


Raksasa teknologi Alphabet atau yang lebih dikenal dengan Google, memang memiliki kekuatan untuk mengubah dunia melalui sejumlah inovasinya.

Berkantor di Mountain View, California, Amerika Serikat, Google rupanya tak sekadar mesin pencari yang membantu jutaan pengguna internet. Lewat anak-anak usahanya, Alphabet dikabarkan bisa menunda kematian seseorang.

Penasaran pada teknologi apa saja yang bakal Google cetuskan untuk mengubah dunia?
Dikutip dari Business Insider, berikut adalah tujuh teknologi yang tim Tekno Liputan6.com untuk kamu simak.

1. Project Loon

Teknologi balon udara Google atau yang lebih dikenal dengan Project Loon. Merupakan proyek ambisius Google untuk menyebarkan akses internet ke seluruh dunia, terutama untuk daerah-daerah yang tak terjangkau.

Balon udara ini rencananya akan diterbangkan dengan ketinggian antara 60.000 hingga 90.000 kaki di atas tanah atau dua kali lebih tinggi dibandingkan pesawat.

Ditenagai oleh tenaga surya, membuat balon udara ini mampu terbang nonstop hingga 100 hari. Nah, saat terbang, balon ini bakal mengirimkan sinyal internet cepat LTE ke daerah-daerah yang dilaluinya.

2. Project Titan

Jika sebelumnya Project Loon menggunakan balon udara untuk menebarkan internet di seluruh dunia, maka dalam Project Titan, Google menggunakan drone atau pesawat nirawak untuk menyebarkan jaringan internet.

Solara 50 merupakan
Drone yang bernama Titan Aerospace Solara 50 ini kabarnya bisa terbang hingga 5 tahun nonstop. Hal ini dapat dilakukan berkat tenaga matahari yang diserap melalui panel solar yang terpasang diseluruh rentang sayapnya. Menurut CEO Google Sundar Pichai, saat kedua penerbangan tersebut berjalan, Google bisa menyebarkan internet cepat kepada 4 miliar orang di dunia.

3. Pil Pendeteksi Kanker

Pil pendeteksi kanker ini diteliti oleh anak usaha Alphabet bernama Google X. Saat ini tim peneliti mengembangkan partikel magnetik yang bisa menempel pada sel, protein, atau molekul lainnya.

Tak hanya itu, Google X juga mengembangkan perangkat wearable yang akan menggunakan magnet untuk menghitung partikel. Dengan sistem ini, pengguna akan mendapatkan notifikasi atau peringatan dini bilamana terdeteksi sel kanker di dalam tubuhnya.

4. Mobil Otonomos

Kehadiran mobil otonomos atau mobil yang dapat berjalan tanpa pengemudi ini dipercaya bisa menyelamatkan jutaan orang di dunia. Mengapa? Menurut sebuah data, sebanyak 1,24 juta orang di seluruh dunia meninggal akibat kecelakaan mobil tiap tahun.

Tersiar kabar bahwa mobil otonomos Google juga akan disewakan sebagaimana armada taksi.
Dengan adanya mobil otonomos, Google mengganggap bisa mengurangi angka kecelakaan di jalan. Menurut survei dari Eno Centre for Transportation, jika 90 persen mobil yang berjalan di jalan adalah mobil otonomos, angka kecelakaan di Amerika Serikat bakal menurun dari 6 juta hingga 1,3 juta per tahunnya.

5. Makani Power

Makani Power merupakan proyek yang dijalankan oleh divisi Google X milik Alphabet. Makani Power membuat layang-layang yang bisa menciptakan energi terbarukan.

Layang-layang energi ini sebenarnya merupakan pesawat yang dilengkapi dengan rotor. Rotor inilah yang akan membantu mengangkat layang-layang dari tanah dan menerbangkannya. Ketika terbang, rotor yang terpasang akan berubah menjadi sebuah turbin.

Turbin Makani Power ini bakal menghasilkan energi terbarukan (Sumber: Business Insider).
Dengan perangkat Makani Power ini, Google mengklaim bisa menghasilkan energi 50 persen lebih banyak dibandingkan turbin tradisional, serta 90 persen lebih hemat daya.

6. Kecerdasan Buatan

Pernah mendengar juara dunia permainan Go dikalahkan oleh kecerdasan buatan Google yang bernama AlphaGo? Nah, jika penelitian mengenai kecerdasan buatan ini terus dilanjutkan, maka bukan tak mungkin masa depan dunia bakal berubah, tentunya menjadi lebih baik.


Hati - hati 6 Pertanda ini dapat membuat Buah Hati Kecanduan Gadget


Kemajuan teknologi merupakan suatu fenomena yang dinikmati masyarakat sedunia. Tidak hanya mempermudah sekaligus mempersingkat waktu dalam upaya pencarian informasi saja, namun teknologi juga memberikan setiap individu di era modern ini kesempatan untuk menjalin komunikasi antar satu sama lain, bahkan dengan sosok atau sesuatu yang pada awal mulanya tergolong asing.

Meski menguntungkan banyak pihak, teknologi juga bisa membawa dampak buruk terutama pada anak kecil. Teknologi dalam bentuk video game, tablet, ponsel, atau sarana media sosial lainnya  merupakan substitusi untuk televisi bagi mereka. 

Tidak sedikit jumlah generasi millenial yang dewasa ini terlihat sangat bergantung pada gadget mereka. Sebuah penelitian bahkan menunjukkan bahwa 1 dari 3 balita menggunakan gadget sebelum ia bisa berbicara. Pasalnya, perangkat teknologi ini membawa dampak yang cukup signifikan terhadap kesehatan mental mereka. 

Tentunya anda tidak ingin si buah hati tergolong sebagai salah satu dari mereka yang terbukti ketagihan pada teknologi. Apa saja tanda-tanda, baik yang terlihat secara jelas maupun tidak, yang mensinyalir ketergantungan anak anda terhadap gadget?

Berikut 6 tanda-tanda tersebut menurut dua orang psikiater dan psikolog berkebangsaan Inggris, Richard Graham dan Jay Watts, seperti dilansir dari Daily Mail,

-Menolak untuk melakukan aktivitas lain yang tidak berhubungan dengan teknologi
-Membicarakan soal teknologi atau game mereka terus-menerus
-Susah fokus, dipanggil tidak menjawab dan tidak peka akan apa pun yang ada di sekelilingnya
-Suasana hati cepat berubah dan sering melawan atau berargumen dalam pembicaraan 
-Sering berbohong
-Nampak stres atau tidak nyaman ketika dijauhkan dari gadget

Jika anak Anda menunjukkan 5 tanda-tanda tersebut, maka Anda dianjurkan untuk melakukan digital detox atau pembersihan pada otak dan mental anak. Bisa dimulai dengan cara yang paling mereka tidak sukai yaitu, menyembunyikan gadget mereka dan memperbolehkan mereka untuk menemukannya kembali apabila sudah melakukan suatu aktivitas yang telah Anda rencanakan untuk kurangi tingkat ketergantungannya.

Anda juga bisa mencoba memangkas waktu penggunaan gadget tersebut. Tentunya melakukan hal ini tidak mudah lantaran sang anak akan marah atau kecewa, bahkan beberapa menangis tiada henti. Namun, beberapa strategi ini penting untuk jangka panjangnya.

Sumber : Liputan6

Benarkah Gara-gara Teknologi, Otak Kita Terus Menyusut? Ini Penjelasanya


Tahukah kamu bahwa manusia mengalami penciutan ukuran otak yang signifikan dalam jangka waktu 20 ribu tahun? Pengecilan ukuran otak ini sebenarnya baik kok, karena dahulu otak manusia yang besar diandalkan untuk mengolah informasi di sekitarnya dalam menggunakan perkakas dan mempelajari komunikasi.

Seiring berkembangnya zaman, otak manusia kehilangan ukuran otak kurang lebih sebesar bola baseball. Penyebabnya adalah karena tubuh manusia juga secara bertahap mengecil dari zaman ke zaman dan mulai mengandalkan teknologi sebagai alat bantu kehidupan seari-hari. Namun Apakah otak mengecil merupakan hal yang buruk?

Gimana bisa sih otak yang mengecil justru pertanda bagus? Sebenarnya penyusutan yang terjadi pada otak merupakan perihal evolusi yang tidak unik dan terjadi pada banyak sekali kasus makhluk hidup, termasuk binatang. Peningkatan tingkat kepintaran dari seseorang mengakibatkan ia tidak membutuhkan otak yang besar seperti yang dimiliki oleh manusia pada zaman dahulu.

Semua itu dikarenakan manusia modern sudah memiliki teknologi di luar tubuhnya yang dapat diandalkan, sehingga ia tidak harus menyimpan dan mengingat semua informasi di dalam otak melainkan cukup menyimpan informasi tersebut ke media lain contohnya smartphone maupun komputer.

Namun kita juga perlu sadar bahwa teknologi seperti internet jangan sampai mengganggu produktivitas dan harus kita perlakukan sebagai perpanjangan tangan. Maka dari itu, berikut ini ada 5 tips untuk membuat kamu lebih baik dalam menggunakan internet, seperti yang telah dijelaskan oleh LinkedIn.

5 Tips Membuat Hidup Lebih Baik Dengan Menggunakan Internet

  • Hilangkan kesemrawutan. Jangan ragu untuk menghapus setiap email yang kamu nilai tidak penting. Itu juga berlaku pada SMS dan daftar kontak di smartphone sehingga hidup kamu dapat sedikit lebih tertata.
  • Pasang notifikasi untuk topik yang kamu suka. Hal ini berlaku jika kamu membutuhkan akses maupun kabar cepat mengenai topik tertentu. Jangan lupa untuk subscribe ke situs yang kamu butuhkan sehingga kamu bisa mendapatkan info secara cepat mengenai hal yang kamu inginkan.
  • Usahakan untuk bekerja menggunakan aplikasi dibandingkan web. Memang sih kini kita sulit terlepas dari yang namanya internet. namun untuk hal-hal seperti cek email, menulis, bahkan mendesain gambar ada banyak aplikasi yang dapat diandalkan di PC maupun smartphone. Adanya aplikasi membuat kamu lebih fokus karena tidak terganggu dengan godaan untuk membuka situs-situs lain yang tidak penting.
  • Berhenti periksa email, aplikasi, dan notifikasi. Sekilas, poin ini tampaknya bertentangan dengan poin-poin sebelumnya, namun kamu perlu tau bahwa terlalu sering memeriksa notifikasi membuat hidup tidak tenang dan tidak fokus. Aturlah waktu yang tepat untuk memeriksa email secara berkala sehingga kamu gak harus memeriksanya berulang-ulang kali.
  • Belajar fokus. Melatih diri untuk fokus memang cukup sulit, akan tetapi semua itu bisa diwujudkan jika kamu memang berusaha untuk membiasakan diri untuk melakukan segalanya secara terorganisir. Tidak perlu terburu-buru, namun konstan adalah kuncinya.


Itulah informasi mengenai pengaruh teknologi terhadap otak manusia berikut tips dalam menggunakan internet agar lebih produktif dan lebih baik.

Sumber : LinkedIn

Ingin Tehknologi AC tanpa listrik? coba cara ini


Botol Plastik Bisa Jadi AC Tanpa Listrik - Ide teknologi ramah lingkungan bisa datang dari mana saja, termasuk Bangladesh. Baru-baru ini, seorang warga Bangladesh, Ashis Paul, menemukan teknologi pendingin ruangna tanpa listrik.

AC tanpa energi listrik ini disebut dengan ‘Eco Cooler’. Sesuai dengan namanya, Eco Cooler merupakan pendingin ramah lingkungan yang tidak memerlukan biaya terlalu besar.

Seperti dilansir dari observers.france24.com, Ashis Paul selaku penemu teknologi Eco Cooler mengatakan, ide ini tercetus karena melihat masyarakat Bangladesh kerap kepanasan bila berada di rumah mereka.

Seperti kebanyakan negara berkembang, banyak masyarakat Bangladesh yang masih hidup di garis kemiskinan. Rumah-rumah masyarakat kalangan ini terbuat dari seng. Pada musim panas, suhu di dalam rumah bisa mencapai 30 derajat selsius.

Ide Eco Cooler datang dari percobaan hembusan udara dengan mulut melalui telapak tangan. Saat seseorang menghembuskan udara dengan mulut terbuka, telapak tangan akan terasa panas.

Sebaliknya, bila udara dihembuskan dengan kondisi mulut tertutup seperti bersiul, udara akan terasa dingin dan sejuk di telapak tangan.

Ashis membuat Eco Cooler dari papan dan botol-botol plastik bekas; limbah yang sangat banyak ditemukan di Bangladesh, dan mungkin juga dunia.

Caranya, botol-botol plastik tersebut dipotong menjadi dua bagian, bawah dan atas, yang terdapat corong untuk tutup botol. Dari kedua bagian ini, hanya bagian atas yang dipakai.

Cara pertama adalah membagi botol plastik menjadi 2 bagian. (sumber: observers.france24.com)
Selanjutnya, Ashis melubangi papan dengan lubang dengan diameter seukuran kepala botol. Terdapat 36 lubang (6×6) dalam satu papan. Jarak masing-masing lubang sekitar 10cm. Selanjutnya, tancapkan kepala botol pada lubang-lubang tersebut.

Setiap botol dipasang pada lubang-lubang yang dibuat sesuai diameter tutup botol (sumber: observers.france24.com)
Terakhir, pasang papan yang sudah berisi 36 botol pada bagian jendela rumah warga. Bagian botol yang lebar menghadap ke luar, sementara bagian kepala botol ke dalam rumah. Selesai!

Terakhir, pasang papan yang sudah jadi pada lubang jendela rumah warga 
Bentuk modern dari eco cooler yang diproduksi oleh The Grey Group 


Berdasarkan penelitian, Eco Cooler ini bisa menurunkan suhu ruangan rumah, yang tadinya 30 derajat celsius, menjadi 25 derajat celsius.

Ini wujud tehknologi Payung Canggih dan Adem Khusus untuk Jemaah Haji


Lebih dari tiga juta umat muslim dari seluruh dunia menuju Tanah Suci di Arab Saudi untuk menjalankan ibadah haji yang pada puncaknya akan berlangsung pada September 2016. Ibadah dilakukan di tengah teriknya Matahari yang menyinari negara padang pasir itu.

Seperti dikutip dari Citylab.com, Selasa (23/8/2016), Menteri Kesehatan Arab Saudi selalu mengingatkan kepada calon haji (calhaj) untuk selalu menggunakan payung selama melakukan ibadah.

Kini, sebuah perusahaan Arab-Palestina yang menyebut dirinya knowledge-base, menciptakan sebuah payung yang lebih canggih.

Benda yang disebut dengan "Kafya" atau payung "pintar" tersebut akan melindungi penggunanya dari sinar matahari, dengan menyerap energi sang surya.

Energi yang diserap akan diubah menjadi listrik melalui panel surya yang disambungkan di ujung payung.

Energi listrik tersebut kemudian tersimpan di dalam gagang. Tidak hanya itu, canggihnya listrik itu dapat digunakan untuk menghidupkan senter, kipas angin, dan sistem GPS (Global Positioning System).

Gagang payung tersebut juga dilengkapi dengan lubang USB, sehingga dapat digunakan untuk mengisi baterai telepon dan laptop.

Terdapat tiga tombol pada gagang payung. Tombol biru berfungsi untuk menghidupkan kipas angin, sementara yang berwarna kuning digunakan untuk menghidupkan senter.

Tombol terakhir yang berwarna hitam, digunakan untuk GPS--berfungsi untuk melacak keberadaan jemaah haji lainnya.

"Payung ini diciptakan khusus untuk para calon haji. Benda ini bisa membantu mereka untuk menemukan lokasi peserta lainnya," kata salah seorang penemu Kafya, Manal Danis, seperti dikutip dari Dailytimes.com.pk.

Sayangnya, produk tersebut belum siap untuk diproduksi dalam jumlah yang besar. Para penemu saat ini masih mencari investor.

Padahal setiap tahunnya, lebih dari 700 kasus peserta ibadah haji pingsan akibat terik matahari. Sedangkan 1.700 kasus lainnya terjadi akibat masalah yang berkaitan dengan panas lainnya.

Ini kata jokowi pasal tehknologi


Presiden RI Joko Widodo telah membuka Indonesia Fintech Festival & Conference di ICE, BSD City, Tangerang, Banten. Dalam pembukaannya, Jokowi menyoroti pentingya akses teknologi bagi industri keuangan di Indonesia.

‎Dengan kondisi geografis Indonesia yang memiliki banyak pulau, sudah menjadi kewajiban bagi pemerintah untuk meningkatkan akses teknologi baik di perkotaan hingga di daerah terpencil.

"Indonesia ini terdiri dari 17 ribu pulau. Kalau pergi ke pulau terpencil atau ke daerah perbatasan banyak yang belum terjangkau layanan perbankan, kita baru merasa negara ini besar sekali. Dengan teknologi, kita bisa satukan semuanya," kata Jokowi, Selasa (30/8/2016).

Golongan masyarakat yang belum melek teknologi di beberapa wilayah terpencil di Indonesia menjadikan mereka tidak bisa meningkatkan kemampuan ekonominya. Dengan meningkatnya literasi keuangan, maka bisa memperbanyak individu menjadi bankable.

Pada kesempatan yang sama, Jokowi mengapresiasi salah satu perbankan BUMN yang menciptakan layanan keuangan terapung yang wilayah operasinya di pulau-pulau terluar di Indonesia.

"Pada kementerian terkait saya sudah perintahkan untuk lakukan percepatan," tegas Jokowi. 

Bermodalkan para generasi muda yang kreatif, bahkan Jokowi bermimpi menjadikan Indonesia sebagai pusat‎ ekonomi digital di kawasan ASEAN dalam beberapa tahun mendatang. (Yas/Ndw)

Kamis, 29 September 2016

5 Pekerjaan Unik di Bidang Teknologi Ini Bakal Ada di Tahun 2030


Seperti yang dilansir dalam Liputan6.com, Jakarta Perkembangan teknologi saat ini terus membuka lapangan pekerjaan baru. Kebutuhan akan ahli mulai dari sisi software dan hardware terus meningkat di beberapa perusahaan besar.
Namun, menurut Ayah Bdeir, CEO dari Littebits, di masa depan akan ada beberapa pekerjaan baru di bidang teknologi yang belum pernah dikenal sama sekali saat ini. 
Menurutnya, ada sekitar 65 persen pekerjaan di tahun 2030 belum pernah dikenal sebelumnya, sehingga nantinya diperlukan.
Lantas, pekerjaan apa saja yang dimaksud oleh Bdeir? Untuk itu, mengutip laman BusinessInsider, Kamis (1/9/2016), berikut ini adalah lima pekerjaan di bidang teknologi yang diprediksi baru ada di tahun 2030.

1. Dokter Robotik

James Young dan lengan robotik besutan Konami dan Open Bionics (sumber: digitaltrends.com)
depan, diprediksi pemanfaatan robot untuk keperluan penopang kehidupan semisal hewan makin dibutuhkan.
Karenanya, ada kemungkinan teknologi robotik dapat diimplementasikan untuk menunjang kehidupan seekor anjing. 
Nantinya, alih-alih dibawa ke dokter hewan, beberapa hewan itu akan dibawa ke ahli robotik untuk penggunaan organ buatan atau bahkan chip khusus.

2. Desainer Gim Interaktif

Bermain Pokemon Go (Liputan6.com/Iskandar)
Bdeir memperkirakan dalam beberapa dekade ke depan, permainan gim akan semakin efektif untuk digunakan sebagai sarana melepas stres seseorang dan membuatnya semakin sehat.
Untuk itu, diperlukan desainer yang mampu mengombinasikan aplikasi permainan yang tak sekadar menghibur tapi juga membuat kehidupan lebih baik.

3. Spesialis Holoportation

Ilustrasi teknologi Holoportation besutan Microsoft (sumber
Melalui HoloLens, Microsoft diketahui tengah mengembangkan teknologi yang bisa memproyeksikan seseorang di satu tempat ke tempat lain. Teknologi yang sekilas mirip dengan film StarWars ini diberi nama Holoportation.
Karenanya, dibutuhkan seorang ahli untuk memindahkan seseorang secara virtual dan alami, termasuk membuat tampilannya mendekati kenyataan.

4. Insinyur Iklim

Mungkin inilah yang menjadi penyebab mengapa Anda kerap mengeluh akhir-akhir ini cuaca menjadi lebih panas (ilustrasi: thinkprogress.org)
Beberapa ilmuwan tak begitu optimistis, manusia mampu mengatasi efek dari perubahan iklim. Namun, teknologi di masa depan memungkinkan memanipulasi iklim untuk kebutuhan tertentu.
Bdeir pun sepakat dengan hal itu, dan percaya geoengineering dapat mengubahnya akibat perubahan iklim. Dengan demikian, penerapan teknologi diharapkan dapat membuat kehidupan di Bumi lebih baik.

5. Petani Organ Buatan

Sekelompok ilmuwan berhasil mengembangkan organ tubuh tikus untuk kepentingan teknologi transplantasi manusia buatan
Masalah penolakan organ donor di masa depan diprediksi sulit terjadi. Hal itu dimungkinkan, sebab teknologi dapat mengembangkan organ buatan yang sama dengan aslinya.
Oleh sebab itu, kebutuhan akan ahli yang memiliki kemampuan mengembangkan organ buatan akan semakin besar di masa depan. Ogran tersebut dapat dibuat dari sel stem di laboratorium atau menggunakan 3D printer.

Waspada, Teknologi Ancam Kesehatan Fisik Sekaligus Psikis Anda


Liputan6.com, Jakarta Kecanduan gadget merupakan istilah yang sering digunakan untuk mendeskripsikan seseorang yang tidak pernah bisa lepas dari memegang gawai atau smartphone. Namun, tahukah Anda bahwa terlalu lama bermain gadget bisa mempengaruhi kesehatan Anda?

Apa saja gangguan kesehatan yang terjadi dan bagaimana cara mengatasinya?

1. Penuaan dini 

Jika tablet Anda tidak memiliki layar LCD atau LED, sinar UV bisa memantul saat Anda berada di luar ruangan. Ini bisa menyebabkan kulit Anda terbakar dan penuaan dini, kata asisten profesor dermatologi Mount Sinai Medical Center Manhattan, Joshua Zeichner.

2. Penglihatan memburuk

Menatap terlalu lama layar smartphone, laptop atau komputer menyebabkan mata stres atau tegang sehingga bisa memperburuk penglihatan Anda. Cobalah untuk mengistirahatkan mata selama 20 detik setelah 20 menit melihat layar dan pandang sesuatu dengan jarak 20 meter.

3. Kesepian

Setop melihat sosial media Anda sejenak. Seperti dikutip laman Goodhousekeeping, Selasa (13/9/2016) terus menerus melihat status Facebook bisa membuat Anda kesepian. Sebuah studi menunjukkan bahwa kesepian membuat Anda terus melihat akun Facebook. Cobalah untuk keluar ke "dunia nyata" dengan bertemu teman-teman secara langsung.

4. Nyeri leher

Rata-rata Anda menghabiskan dua sampai empat jam sehari untuk membungkuk dan melihat layar smartphone atau laptop. Menurut Scott Bautch, Ketua Dewan American Chiropractic Association's Council in Occupational Health, hal tersebut bisa menyebabkan beberapa efek yang dahsyat seperti nyeri leher, peradangan tendon, penuaan dan degenerasi.
Cobalah pastikan layar monitor setara dengan pandangan mata sehingga Anda sejajar menatap layar untuk meredakan ketegangan leher. Selain itu, Anda bisa secara berkala memiringkan leher ke kanan dan kiri untuk meredakan ketegangan pada bagian leher.

Kecanduan gawai

5. Kecanduan gawai

Berhenti melakukan segala hal sekaligus di gadget Anda. Misalnya, saat mengirim email, Anda pun memindai Instagram dan membalas chatting di Whatsapp atau BBM. Stimulasi dari gadget dapat memprovokasi kegembiraan sehingga bisa meningkatkan kecanduan.
Itulah mengapa setiap kali ada waktu luang Anda langsung mengambil gadget. Sebuah studi bahkan mengatakan kecanduan gadget mirip dengan kecanduan narkoba karena biasanya pengguna internet sulit offline.

6. Demensia elektronik

Jika Anda mencoba untuk menghafal angka baru seperti sebuah prestasi menakjubkan, bisa jadi Anda mengalami e-mentia atau demensia elektronik. Para ilmuwan membandingkan otak orang dewasa yang lebih tua menggunakan GPS dengan orang yang membaca langsung dari peta. Hasilnya menunjukkan kelompok GPS berisiko lebih tinggi mengalami demensia karena tidak secara intelektual menantang diri mereka sendiri.
Bukan berarti Anda selamanya tidak menggunakan Google, tapi cobalah latih otak Anda dengan mengisi teka-teki atau bermain puzzle.

7. Kurang gerak 

Video game dapat meningkatkan koordinasi tangan dan mata serta keterampilan mental rotasi (yang digunakan untuk membaca peta atau mengarahkan jalan) dan kemampuan untuk fokus pada dua hal sekaligus.
Namun, tidak disarankan Anda terus di dalam ruangan untuk bermain game karena menyebabkan tubuh kurang bergerak. Penting untuk tetap menikmati udara di luar rumah.